Pelajaran Siswa Sejarah Bahasa Melayu yang Wajib Diketahui

Bahasa Melayu adalah salah satu bahasa resmi negara Indonesia, selain Bahasa Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia, wajib hukumnya untuk mengenal sejarah bahasa Melayu sebagai bahasa asli yang memiliki peran penting dalam pembentukan identitas bangsa Indonesia.

Sebelum membahas lebih jauh tentang sejarah bahasa Melayu, kita perlu mengenal dahulu apa itu Bahasa Melayu. Bahasa Melayu adalah bahasa yang digunakan oleh suku Melayu di Asia Tenggara, terutama di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Bahasa Melayu juga dipercaya sebagai nenek moyang dari Bahasa Indonesia karena memiliki kesamaan dalam struktur, kosakata, dan sistem penulisan.

Sejarah Bahasa Melayu di Indonesia dimulai sejak zaman Kerajaan Srivijaya pada abad ke-7. Pada saat itu, bahasa Melayu telah digunakan sebagai bahasa perdagangan di wilayah Sumatera Selatan. Bahasa Melayu pun berkembang pesat pada masa penyebaran agama Islam di Nusantara pada abad ke-13. Bahasa Melayu digunakan oleh para ulama sebagai bahasa pengantar dalam dakwah dan risalah agama.

Baca juga :Bahasa Indonesia Website Sebagai Sarana Menjelajah Ilmu di Internet

Pada masa penjajahan Hindia Belanda, Bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa pengantar pendidikan tingkat dasar. Namun, pada zaman pendudukan Jepang, Bahasa Melayu dilarang untuk digunakan dalam pendidikan dan penerbitan. Bahasa Jepang menjadi bahasa resmi selama 3,5 tahun selama masa pendudukan.

Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, Bahasa Indonesia dipilih sebagai bahasa resmi negara untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang memiliki beragam etnis dan bahasa daerah. Namun, Bahasa Melayu tetap diakui sebagai bahasa yang memiliki peran penting dalam membentuk identitas bangsa karena menjadi cikal bakal Bahasa Indonesia.

Sama seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Melayu juga memiliki beragam dialek atau bahasa daerah yang berbeda sesuai dengan wilayahnya. Beberapa dialek yang masih digunakan di Indonesia antara lain Melayu Riau, Melayu Jambi, Melayu Palembang, Melayu Bangka, Melayu Deli, dan Melayu Minangkabau.

Mengenal sejarah Bahasa Melayu penting bagi siswa Indonesia karena bahasa ini memiliki peran penting dalam pembentukan identitas bangsa dan juga sebagai cikal bakal Bahasa Indonesia. Selain itu, Bahasa Melayu juga digunakan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti dalam bidang pendidikan, perdagangan, dan media.

Oleh karena itu, kita perlu merawat dan mempelajari Bahasa Melayu sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Dalam kesimpulannya, Bahasa Melayu memiliki sejarah yang panjang dan memiliki kontribusi penting dalam pembentukan identitas bangsa Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia, kita perlu mengenal dan mempelajari Bahasa Melayu sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Dengan begitu, kita dapat lebih memahami dan menghargai warisan budaya yang ada di negara kita.

Leave a Reply